Wacana Jual Aset Mencuat, Buruh Pertamina Bakal Aksi Kumpulkan Koin

Jiromedia.com -PT Pertamina (Persero) ternyata sedang mengalami krisis. Hal itu, dibeberkan oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Senin (16/7) di Medan.
Para buruh mengungkapkan, saat ini perusahaan plat merah itu sedang mengalami krisis keuangan. Wacana yang mencuat adalah, pemerintah berencana menjual aset-aset Pertamina kepada swasta atau asing.

Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina Bersatu, Marketing Operation Region (MOR) I Sumabagut, Sutrisno mengungkapkan, FSPPB akan menggelar aksi doa bersama untuk mendoakan Pertamina lebih baik dan dihidari untuk pejualan aset ke pihak asing.
Wacana Jual Aset Mencuat, Buruh Pertamina Bakal Aksi Kumpulkan Koin
Konferensi Pers FSPPB menjelang aksi akbar soal wacana Pertamina yang akan menjual aseg ke pihak swasta. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
"Disini, kita ingin memberitahu kepada masyarakat dengan kondisi Pertamina saat ini.‎ Ada beberapa kebijakan Pemerintah, bahwa kondisi Pertamina itu kritis bukan lagi berdarah," kata Sutrisno.

Kondisi eksternal lanjut Sutrisno, harga minyak dunia saat ini diatas 72 USD per barrel. Indonesia sebagai pengimpor punya kebutuhan minyak 1,6 juta barel per hari. Kondisi ini membuat Pertamina tertekan dalam perekonomian.
Sutrisno mengungkapkan, Indonesia menguasai 20 persen di sektor hulu dan sisanya melakukan impor. 

Produksi kilang minyak di Indonesia saat ini hanya 700 barel per hari.
Dia menjelaskan, ada kebijakan Pemerintah Perpres Nomor 191/2014. Dimana Pertamina diperintahkan untuk menyalurkan sebanyak 12,5 juta Kiloliter beberapa jenis BBM, diantaranya Premiun bersubsidi. Dengan kondisi keuangan sangat kritis. Karena, ‎untuk Premium perliternya Rp 6.450. Namun harga jual diluar Jawa, Bali, Madura sekitar Rp 8 ribuan per liter.

"Kebijakan ini, dulunya dibebankan oleh APBN. Namun, sekarang tidak dibebankan sesuai dengan Permen ESDM No.36/2016. Dengan hitungan bersama, bisa tanggung subsidinya oleh Pemerintah mencapai ratusan triliun oleh Pemerintah," katanya.

Kondisi ini juga membuat Pertamina tidak sanggup untuk membeli minyak mentah dan produk jadi. Kebijakan pemerintah untuk melego atau menjual aset Pertagas kepada PGN sungguh disesalkan. Karena 43 persen saham milik PGN adalah milik asing.

"Karena ini, program sinergi Pemerintah. Semua kita pekerja dan elemen masyarakat. Kenapa dibuat berdarah-darah seperti ini?. Harga minyak tidak naik, tapi kita disuruh jual aset kita?. Kepada perusahaan lebih kecil dari Pemerintah dan disitu ada saham asing," tukasnya.

Lebih jauh lagi, Sutrisno menduga ada privatisasi bisnis migas di Indonesia lewat penjualan aset. Apalagi, dari 13 blok minyak di Indonesia berakhir kontrak dengan asing. Seperti yang terjadi di blok rokan dengan kapasitas produksi 220.000 BOPD. Kontrak kerjasamanya akan berakhir di 2021.

"Namun, semua akan dilego (dijual). Kemudian, ada kebijakan dari Menteri BUMN sudah segera dipisahkan secepatnya kilang-kilang minyak yang ada dari Pertamina untuk di Swastakan dan bekerjasama dengan pihak asing. Mau jadi apa negara kita ini?. 

Aset-asetnya dijual ke pihak asing, termasuk Pertamina. 100 persen saham milik Indonesia. Kita harus menjaga itu," paparnya.
FSPBB juga akan menggelar aksi solidaritas pada 18 Juli 2018 di Sumut. Di pusat, aksi akan dilakukan pada 20 Juli 2018. "Titik aksi akan dilakukan di Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Pertamina Pusat dan Istana Negara. Kemudian, kita akan lakukan Koin untuk pertamina, karena tidak mampu lagi untuk membeli minyak dan gas," kata Sutrisno.

Sutrisno mengatakan, kebijakan penjualan aset-aset tetap dilakukan Pemerintah, FSPBB mengancam akan melakukan mogok operasi secara nasional. Namun itu, adalah langkah terakhir dilakukan.
"Hentikan Penjualan Aset Pertamina, atau kami menghentikan operasi Pertamina," tandasnya.(jp)

COMMENTS

Name

#2019GantiPresiden,156,Arsenal,2,Asian Games 2018,14,Barcelona,1,BERITA,5247,BISNIS,168,BOM,49,Borneo FC,1,CATATAN,347,Chelsea,2,Dakwah Zakir Naik,10,EKONOMI,225,EKSKLUSIF,7,Fadli Zon,44,Fahri Hamzah,50,ffq,1,Gatot Nurmantyo,134,Gunung Meletus,1,Habib Rizieq,121,HEADLINE,101,HUKUM,1003,Idul fitri 2018,14,INTERNASIONAL,370,Jokowi,199,Juventus,2,KESEHATAN,57,KRIMINAL,178,KUNJUNGAN RAJA ARAB,51,Liverpool,4,Lorenzo,2,Madrid,5,MEDSOS,1185,Megapolitan,244,Milan,1,MotoGP,4,MU,1,NASIONAL,1780,OLAH RAGA,233,OPINI,252,Pedrosa,1,PEMILU 2019,298,PERISTIWA,2689,Persebaya,3,Persija,3,Piala AFF U-16,3,Piala AFF U-19,4,Piala Asia U-16,1,Piala Dunia,68,PILKADA,338,Pilpres 2019,49,POLITIK,2702,Portugal,1,PRABOWO,248,REGIONAL,433,RELIGIUS,156,RENUNGAN,176,REUNI212,81,SELEB,14,TEKNOLOGI,23,TIMNAS,6,Ustad Abdul Somad,23,VIDEO,647,Yusril,20,
ltr
item
JiroMedia: Wacana Jual Aset Mencuat, Buruh Pertamina Bakal Aksi Kumpulkan Koin
Wacana Jual Aset Mencuat, Buruh Pertamina Bakal Aksi Kumpulkan Koin
https://4.bp.blogspot.com/-npoUrWuDp4s/W03Q1rTOTwI/AAAAAAAAGJ8/_bJwg97ciToILMObTI63ZktwSHHIl6I4ACLcBGAs/s320/Screenshot_2018-07-17-18-53-31.jpeg
https://4.bp.blogspot.com/-npoUrWuDp4s/W03Q1rTOTwI/AAAAAAAAGJ8/_bJwg97ciToILMObTI63ZktwSHHIl6I4ACLcBGAs/s72-c/Screenshot_2018-07-17-18-53-31.jpeg
JiroMedia
https://www.jiromedia.com/2018/07/wacana-jual-aset-mencuat-buruh.html
https://www.jiromedia.com/
https://www.jiromedia.com/
https://www.jiromedia.com/2018/07/wacana-jual-aset-mencuat-buruh.html
true
8447449632426140446
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close
,