Usia 75 Tahun,Mengayuh Sepeda Demi Nafkahi Keluarga

Usia 75 Tahun,Mengayuh Sepeda Demi Nafkahi Keluarga

Jiromedia.com -Meki usianya sudah uzur, Samsudin, 75, setiap hari harus menguras keringat mengayuh sepeda membonceng penumpang. Demi sesuap nasi, pekerjaan itu tetap dilakoninya meski orang yang dibonceng jauh lebih muda. Di tengah gempuran ojek online, pengojek sepeda ini tak patah arang.
Rasa lelah seakan-akan tak pernah ia rasakan. Dalam benaknya hanya satu, bagaimana hari ini dia dapat uang dan bisa makan. “Memang semenjak adanya ojek online dan ojek pangkalan (opang) menjamur, pendapatan saya terus turun. Dulu sehari dapat mengantongi uang antara Rp100 ribu hingga 150 ribu. Sekarang paling banter hanya Rp 30 hingga 40 ribu,” kata pria asal Subang, Jawa Barat ini.
Samsudin memulai pekerjaannya pukul 05.30 usai subuh, hingga Salat Zuhur. Usai salat, ia pun kembali narik lagi hingga malam hari. Uang hasil keringat ngojek ini selain untuk makan sehari-hari juga disisakan untuk bantu-bantu anaknya bayar kontrakan.
Peluh yang membasahi wajahnya, rasa lelah yang tiap hari mendera, tak membuat kakek dua cucu ini patah semangat. Ia tetap mengayuh sepeda di tengah bisingnya hiruk pikuk Ibukota.
Pekerjaan mengojek, kata pria yang mengaku sudah bercerai dengan istrinya sejak tahun 1999 ini, telah ia lakoni sejak 20 tahun lalu. “Awalnya saya bekerja sebagai kuli bangunan, karena kondisi sudah mulai tua saya alih profesi sebagai tukang ojek sepeda,” cerita warga Jalan Cibanteng RT 10/07, Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara.
TAK PUNYA BPJS
Ketika ditanya apakah ikut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, pria ini mengaku hingga saat ini dirinya belum memiliki. Padahal menurutnya kartu tersebut sangat dibutuhkan orang seperti dirinya dengan tujuan apabila sakit bisa menggunakan kartu ini.
Akibat belum memiliki kartu tersebut ia sehari-hari sebagai tukang ojek sepeda itu justru harus mati-matian cari uang untuk biaya berobat. “Saya punya KTP DKI Jakarta, tapi kenapa tidak mendapat kartu BPJS. Padahal tetangga saya semuanya punya,” katanya.
Kedepan, dirinya berharap kepada gubernur yang baru ini peduli dan memperhatikan warganya seperti dirinya.[pk]

Admin

Please Share 😊


Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Google Plus
Facebook
Twitter
Tumblr
Reddit
Pinterest
Linkedin
Getpocket
Wordpress
close