Dari Seluruh Ketum, Setnov Dinilai Paling Buruk Pimpin Golkar

Dari Seluruh Ketum, Setnov Dinilai Paling Buruk Pimpin Golkar

Jiromedia.com -Direktur Eksekutif Insitute for Strategic and Indonesian Studies (ISIS), Kisman Latumakulita menilai periode kepemimpinan Partai Golkar di bawah kendali Setya Novanto adalah kepemimpinan yang paling terburuk dari ketua umum sebelumnya.
"Periode Novanto ini kan terburuk, karena semua mantan ketua umum Golkar mempuyai catatan atau track record sebagai pejuang, sementara Novanto tidak mempuyai track record sebagai pejuang atau aktivis," kata Kisman pada TeropongSenayan, Minggu (26/11/2017).
Semenjak dirikannya pada tahun 1964 yang waktu itu bernama Golongan Karya, menurut Kiemas titah dirikannya Partai Golkar sudah jelas yakni organisasi perjuangan untuk kepentingan bangsa.
Begitu juga, kata ia, mantan-mantan Ketua Umum Partai Golkar mempuyai semangat dan track record perjuangan. Ia mencontohkan mantan Ketua Umum Partai Golkar seperti Yusuf Kalla, Akbar Tandjung, dan Aburizal Bakrie yang dinilai mempuyai track record sebagai pejuang.
"Golkar mempunyai catatan, kalau dia dari tentara maka dia mempunyai catatan sebagai pejuang menjadi tentara," katanya.
Dengan diisi orang-orang yang mempuyai semangat pejuang, Mantan wartawan media karya ini menilai Partai Golkar adalah salah satu aset bangsa.
"Orang yang mendirikannya, disini lah kenapa saya bilang dia aset bangsa, orang yang mendirikannya itu tidak terlepas dari tokoh-tokoh negarawan. Bung Karno yang mendirikan terus dedikasinya pengentalannya itu oleh Nasution dan Suharto, ini kan dari figur pendirinya kita ketahui bahwa organisasi ini adalah untuk kepentingan bangsa, aset bangsa," kata Kisman.
Untuk menyelamatkan aset bangsa ini, kata Kisman, jalan satu-satunya untuk menyelamatkan Golkar saat ini adalah dilakukannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
"Solusi yang terbaik adalah Munaslub, itu adalah jalan penyelamatan aset bangsa," ucapnya.
Jika Munaslub digelar, Kisman mengatakan, Partai Golkar harus diisi oleh orang-orang yang mempuyai track record sebagai pejuangan. Hal ini juga untuk mengembalikan sejarah dari pendirinya sejak awal yang membawa semangat perjuangan.
"Siapa saja silakan, tetapi jangan orang-orang yang tidak punya track record sebagai pejuang, kasarnya jangan lagi anak mamah, anak orang kaya atau anak orang yang berada, karena itu anak mami," katanya.
Ia juga menilai masih adanya kelompok-kelompok yang tetap ingin mempertahankan Setya Novanto sebagai Ketua Umum, hal ini kata ia, bisa dilihat dari hasil keputusan rapat pleno kemarin.
"Ini kan karena lingkaran yang ada kepada Setya Novanto lingkaran orang-orang yang juga, lingkaran setan," tandasnya. [ts]

Admin

Please Share 😊


Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Google Plus
Facebook
Twitter
Tumblr
Reddit
Pinterest
Linkedin
Getpocket
Wordpress
close