Bantuan untuk Rohingya Berlanjut, Indonesia Bangsa Tangan di Atas

Bantuan untuk Rohingya Berlanjut, Indonesia Bangsa Tangan di Atas

Jiromedia.com - Selalu ada kepedulian untuk Rohingya, begitu kalimat paling tepat untuk menggambarkan atmosfer ketika dua pesawat Hercules C-130 TNI AU mendarat mulus di Bandara Chittagong, Bangladesh, Kamis (14/9) kemarin.  
Dalam dua waktu yang berbeda, izin pendaratan diberikan oleh otoritas Bandara Chittagong pada pukul 17.00 Waktu Chittagong untuk pesawat Hercules pertama, sementara izin pendaratan kedua diberikan pada pukul 19.00 waktu setempat.
Kedua pesawat angkut berat berbendera Indonesia itu berisi puluhan barang bantuan kebutuhan pokok. Juga barang logistik paling urgen yang bakal didistribusikan ke kamp-kamp pengungsian Rohingya di Cox’s Bazar, Chittagong.
Seluruh bantuan disiapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, diterbangkan langsung dari Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Total ada empat pesawat Hercules yang berangkat ke dari Jakarta ke Chittagong via Banda Aceh.
Usai mendarat, bantuan dari Indonesia itu pun melegitimasi predikat yang tersemat pada negeri ini sebagai “Bangsa Tangan di Atas”. Atas nama Indonesia, berbagai aksi kemanusiaan sebelumnya juga sudah berkali-kali dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) di berbagai titik kamp pengungsian Rohingya di Bangladesh.
Terhitung sudah sejak sekira tiga pekan lalu Tim #SOSRohingya ACT sudah berada di Bangladesh. Setiap hari bergerak ke satu titik kamp ke kamp lain, membawa dan mendistribusikan belasan ton bantuan kemanusiaan per hari.
Jika ditotal, mungkin sejak tiga pekan beraksi, sudah lebih dari 500 ton bantuan dikirimkan untuk kamp-kamp pengungsi Rohingya. Masuk ke kamp-kamp pengungsian baru, berjibaku dengan lumpur tebal dan hujan lebat yang terus mengguyur Chittagong selama beberapa hari terakhir.
Selama kurang lebih tiga pekan menggulirkan aksi kemanusiaan untuk Rohingya di Bangladesh, tim SOS Rohingya ACT berkiprah di berbagai lokasi kamp pengungsian. Mulai dari area kepadatan pengungsi Rohingya paling kumuh di Kanzarpara, Balukhali, Kutapalong, sampai ke wilayah pesisir tempat terdamparnya puluhan ribu pengungsi Rohingya di Teluk Bengali, kawasan Shamlapur.
Dengan datangnya bantuan tambahan dari Pemerintah Indonesia, berarti puluhan ton bantuan yang sudah mendarat bakal melengkapi cerita panjang aksi kemanusiaan atas nama Bangsa Indonesia untuk Rohingya.
Lewat pernyataan resminya, Dubes RI untuk Bangladesh Rina Soemarno mengatakan bahwa bantuan kemanusiaan yang datang mendarat di Chittagong bakal diserahkan sepenuhnya ke District Comissioner Chittagong atau pejabat setingkat gubernur, Md Zillur Rahman Chowdhury selaku perwakilan pemerintah Bangladesh.
ACT terlibat aktif beri rekomendasi kepada Pemerintah Indonesia
Satu hal yang menjadi cerita unik dari mendaratnya pesawat Hercules TNI AU di Chittagong, bahwa Tim ACT secara khusus diundang untuk menyambut langsung ke Bandara Chittagong. Kamis (14/9) sore kemarin, Rahardiansyah selaku leader Tim SOS Rohingya ACT―yang sudah berpekan-pekan di Bangladesh―mendapat kesempatan spesial menyambut datangnya Hercules TNI AU.
“Kami dapat undangan istimewa dari Dubes RI untuk Bangladesh untuk hadir di Bandara Chittagong, langsung merapat ke apron bandara, menyambut Pesawat Hercules kode registrasi A1316 dan A1326,” ungkap Rahardiansyah.
ACT mendapat kesempatan istimewa itu karena ikut terlibat aktif memberikan rekomendasi ke Pemerintah Indonesia, terkait kebutuhan paling mendesak pengungsi-pengungsi Rohingya.
Rahardiansyah mengatakan, ia tak henti berkomunikasi aktif dengan Dubes RI untuk Bangladesh. Bahkan Beberapa hari sebelum Hercules itu berangkat dari Jakarta, ia dan tim ACT di Chittagong sudah berikan sekian banyak daftar kebutuhan paling mendesak yang ditemui dan didata di kamp-kamp pengungsian Rohingya di perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar.
“Data yang ACT berikan itu yang menjadi patokan apa yang bakal dikirimkan Pemerintah Indonesia lewat Hercules. Tapi memang untuk implementasi dan distribusinya, Dubes RI untuk Bangladesh menyerahkan langsung ke District Comissioner Chittagong. Government to Government,” kata Rahardiansyah.
Total sebanyak empat Hercules TNI AU mengangkut bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan logistik harian, tenda, selimut, beras, dan gula pasir.
Bangsa Indonesia bakal kirimkan 2.000 ton Beras Kapal Kemanusiaan untuk Rohingya
Sementara itu, hampir tiga pekan berjalan, semangat kemanusiaan Bangsa Indonesia masih terus meningkat dan membubung. Lewat Aksi Cepat Tanggap, amanah bantuan dari Bangsa Indonesia sudah disalurkan dalam bentuk berbagai kebutuhan harian dan pangan puluhan ribu pengungsi Rohingya.
Bahkan insya Allah, pada 21 September esok, satu kapal angkut besar dengan julukan Kapal Kemanusiaan bakal dilepas Aksi Cepat Tanggap dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Satu kapal besar itu insya Allah bakal berisi bantuan pangan beras seberat 2.000 ton! Ditambah juga dengan kebutuhan logistik lainnya.
Lebih dari 2.000 ton Kapal Kemanusiaan untuk Rohingya akan berlayar langsung menuju Pelabuhan Chittagong. [sm]

Admin

Please Share 😊


Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Google Plus
Facebook
Twitter
Tumblr
Reddit
Pinterest
Linkedin
Getpocket
Wordpress
close