Teh Hijau Terobosan Baru Terapi Demensia

Teh Hijau Terobosan Baru Terapi Demensia

Teh hijau dikenal berkat khasiat alaminya. Kini pakar biologi molekular mencoba memanfaatkan satu komponen khusus teh hijau yang diharapkan bisa menjadi terobosan baru dalam terapi penyakit Demensia.
Rutinitas minum secangkir teh hijau setiap hari dilakukan banyak orang, termasuk Erich Wanker, ahli bologi molekuler, dimulai 10 tahun yang lalu. Saat itu ia mulai menginvestigasi molekul yang sangat istimewa, yakni epigallocatechi n gallate, atau EGCG - unsur aktif teh hijau.
Wanker mengatakan, saat sedang melakukan serangkaian eksperimen, secara tidak sengaja menemukan unsur dalam teh bernama EGCG. Dari ribuan unsur alami yang diuji, teh hijau lah yang paling menonjol.
Dulu Wanker meneliti penyakit Alzheimer. Pakar yakin penyakit ini disebabkan oleh massa protein dalam otak yang mengalami salah pelipatan. Jika protein tersebut menyatu dan membentuk agregat, maka bisa merusak sel saraf.
Agregat protein ini bisa merusak tubuh. Walau wujudnya abnormal, protein yang terlipat tidak benar adalah struktur yang kokoh. Wanker mencari cara untuk menetralisirnya.
Ia memasukkan unsur EGCG dari teh hijau ke dalamnya. Unsur ini tidak hanya mengubah gumpalan molekul protein yang abnormal, tetapi juga mulai memecahnya.
Lalu bisakah teh hijau digunakan sebagai obat Alzheimer? Erich Wanker, pakar di Max-Delbrück-Centrum für Molekulare Medizin (MDC) di Berlin menjelaskan, ia awalnya skeptis. Ada banyak publikasi mengenainya, tapi kualitasnya tidak baik. Ada juga banyak bacaan esoterik yang bagi ilmuwan cukup mengerikan.
Awal mula hasilnya berasal dari uji coba dalam tabung reaksi. Untuk melihat apakah bisa ditiru dalam sel hidup percobaan dilanjutkan. Larutan mengandung campuran sel hewan hidup dan protein mengalami salah pelipatan.
Sebelumnya protein telah diberi warna, sehingga perubahan akibat teh hijau akan terlihat. Setelah EGCG diberikan pada larutan, peneliti menunggu 24 jam. Lalu mereka memeriksa perubahan pada protein.
Pertama-tama ilmuwan menginvestigasi sampel yang diambil langsung setelah EGCG ditambahkan. Hasilnya menjanjikan. Sejauh ini belum ada molekul lain yang diketahui memiliki kemampuan unik ini.
"EGCG adalah molekul yang fantastis. Efeknya luar biasa. Ini adalah penyusutan nyata dari protein abnormal yang memainkan peran penting dalam penyakit Alzheimer," kata Wanker.
Erich Wanker kini berharap menciptakan molekul yang sama efektifnya dengan EGCG, tetapi lebih kecil dan stabil. Molekul super baru berdasarkan senyawa yang dihasilkan oleh tanaman teh. Demikian seperti dilansir dari Deutsche Welle, Rabu (2/8).[ha]

Admin

Please Share 😊


Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Google Plus
Facebook
Twitter
Tumblr
Reddit
Pinterest
Linkedin
Getpocket
Wordpress
close