Rahasia Allah dalam Menurunkan Adam ke Bumi

Rahasia Allah dalam Menurunkan Adam ke Bumi


Sesungguhnya, Allah SWT menurunkan Adam a.s., bapak manusia, dari surga adalah karena hikmah-hikmah yang tidak mampu dipahami akal dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Karena turunnya Adam a.s. dari surga merupakan esensi kesempurnaan-Nya agar dia kembali ke surga dalam kondisi yang terbaik.
Allah SWT ingin membuat Adam dan keturunannya merasakan kehidupan dunia dengan segala kesusahan, keresahan, dan kesulitan di dalamnya, yang semua itu menjadi standar masuknya mereka ke surga di akhirat kelak. Dan, kebaikan sesuatu akan tampak melalui lawannya.
Seandainya mereka hidup di surga, maka mereka tidak akan dapat mengetahui agungnya surga. Allah SWT ingin memerintah, melarang, dan menguji mereka, sedangkan surga bukanlah tempat untuk menerima beban taklif (paksaan), karena itu Allah menurunkan mereka ke bumi.
Allah SWT menawarkan kepada mereka sebaik-baik balasan, yang tidak mungkin diperoleh tanpa ada perintah dan larangan. Di samping itu, Allah SWT ingin memilih di antara mereka para nabi, rasul, wali, dan syuhada yang Dia cintai serta mereka mencintai-Nya. Maka, Allah SWT membaurkan mereka dengan musuh-musuh-Nya, dan menguji mereka dengan musuh-musuh itu.
Tatkala mereka lebih memilih Allah SWT, mengorbankan jiwa dan harta mereka demi keridhaan dan kecintaan-Nya, maka mereka memperoleh kecintaan, keridhaan, dan kedekatan dengan-Nya, yang tidak mungkin diraih tanpa pengorbanan tersebut. Kerasulan, kenabian, syahid, cinta, marah, keberpihakan kepada wali-wali-Nya dan membenci musuh-musuh-Nya karena Dia semata, merupakan derajat yang paling mulia di sisi-Nya. Semua ini tidak mungkin terwujud kecuali dengan cara yang telah diatur dan diputuskan-Nya. Yaitu, menurunkan Adam a.s. ke bumi dan menjadikan kehidupannya serta kehidupan anak-cucunya di dalamnya.
Allah SWT memiliki Asmaa’ul-Husnaa (nama-nama yang indah). Di antaranya adalah al-Ghafuur, ar-Rahiim, al-‘Afuww, al-Haliim, al-Khaafid, ar-Raafi’, al-Mu’izz, al-Mudzill, al-Muhyi, al-Mumiit, al-Waarits, dan ash-Shabuur. Dan, pengaruh dari Asmaa’ul-Husnaa tersebut pasti tampak. Maka dengan kebijaksanaan-Nya, Adam dan keturunannya Dia turunkan ke alam ini, di mana pengaruh Asmaa ‘ul-Husnaa tersebut menjadi nyata. Di alam inilah Allah SWT mengampuni, mengasihi, mengangkat, memuliakan, menghinakan, menyiksa, memberi, tak memberi, melapangkan dan sebagainya bagi siapa saja yang Dia kehendaki sebagai manifestasi dari asma dan sifat yang Dia miliki.
Allah SWT adalah al-Maalik, al-Haqq, dan al-Mubiin (Maha Penguasa, Maha Benar, Maha Nyata). Al-Maalik adalah Yang memerintah, melarang, memberikan ganjaran, memberikan hukuman, menghinakan, memuliakan, meninggikan, dan merendahkan. Dengan demikian, kekuasaan Allah SWT menghendaki diturunkannya Adam dan keturunannya ke bumi, di mana hukum-hukum kekuasaan-Nya diberlakukan. Setelah itu, mereka akan dipindahkan ke suatu tempat, yang di dalamnya terbukti kesempurnaan kekuasaan-Nya tersebut.
Allah SWT juga menurunkan manusia ke bumi, di mana keimanan kepada yang gaib dapat terwujud. Keimanan kepada yang gaib adalah keimanan yang hakiki dan bermanfaat, berbeda dengan keimanan hanya kepada yang tampak. Setiap orang percaya bahwa pada hari kiamat hanya keimanannya yang bermanfaat.
Seandainya mereka tetap ditempatkan di dalam surga, maka mereka tidak akan memperoleh tingkat keimanan kepada yang gaib ini. Mereka pun tidak akan merasakan kelezatan dan kemuliaan yang hanya dapat terwujud dengannya. Bahkan kelezatan dan kemulian yang tersedia bagi mereka di surga, tempat kenikmatan itu, tidak seperti yang akan mereka peroleh karena keimanan kepada yang gaib.
Allah SWT menciptakan Adam a.s. dari segenggam materi yang diambil dari semua zat bumi. Bumi yang mengandung zat baik, buruk, lapang, keras, mulia, dan jahat. Allah SWT mengetahui bahwa di punggung Adam a.s. ada keturunannya yang tidak layak tinggal bersamanya di surga sebagai alam kenikmatan. Karena itu, Allah SWT menurunkannya ke bumi, di mana kebaikan dan keburukan dikeluarkan dari tulang sulbinya.
Lalu Allah SWT memisahkan keduanya dan masing-masing Dia tempatkan di tempat yang berbeda. Maka, Allah SWT menjadikan orang-orang baik sebagai teman dan sahabat Adam a.s. di surga kelak, dan menjadikan orang-orang yang jahat sebagai penghuni neraka, tempat orang-orang yang menderita dan orang-orang jahat. Allah SWT berfirman,
“Supaya Allah memisahkan golongan yang buruk dari yang baik dan menjadikan yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu semuanya ditumpukannya dan dimasukkannya ke dalam neraka Jahanam. (Mereka itulah orang-orang yang merugi).” (al-Anfal: 37)
Karena Allah SWT tahu bahwa dari keturunan Adam a.s. ada yang tidak layak tinggal bersamanya di surga, maka Dia menurunkan Adam a.s. dan keturunannya ke tempat di mana orang-orang yang tidak layak tinggal di surga itu dipisahkan, lalu dimasukkan ke tempat yang sesuai dengan mereka. Semua itu terjadi karena hikmah-Nya yang agung dan kehendak-Nya yang sempurna. Demikianlah ketetapan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Tatkala Allah SWT berfirman kepada para malaikat,
“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.”
Para malaikat pun bertanya,
“Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau.” (al-Baqarah: 30)
Maka, Allah SWT menjawab pertanyaan itu dengan berfirman,
“Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (al-Baqarah: 30)

Sumber: Nurislam.info

Admin

Please Share 😊


Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Google Plus
Facebook
Twitter
Tumblr
Reddit
Pinterest
Linkedin
Getpocket
Wordpress
close