IPW Beberkan Bukti Menteri Rini Tak Becus Tangani Mogok JICT

IPW Beberkan Bukti Menteri Rini Tak Becus Tangani Mogok JICT

Presiden Indonesia Port Watch (IPW), Syaiful Hasan, mengatakan jika Menteri BUMN, Rini Soemarno, terbukti tidak dapat menangani mogok JICT sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

Dia menyatakan, dalam surat Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan nomor B-3785/Kemensetneg/D-2/SR.02/08/2017, tertanggal 7 Agustus 2017, tertera jelas "Kementrian BUMN diminta melakukan penanganan mogok JICT sesuai ketentuan peraturan perUndang-Undangan".

"Menteri BUMN lalai dalam fungsi pengawasan karena dugaan pelanggaran Undang-Undang oleh Direksi BUMN dalam hal ini Pelindo II dan anak perusahaan BUMN yakni Direksi JICT," ujar Syaiful Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Faktanya, jelas Syaiful, dari sisi UU ketenagakerjaan, Direksi JICT telah melakukan penutupan perusahaan (lock out) hanya beberapa jam sebelum mogok JICT dimulai.

Padahal dalam Pasal 148 ayat (1)  UU 13/2003 dinyatakan: "Pengusaha wajib memberitahukan secara tertulis kepada pekerja dan instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja sebelum penutupan perusahaan dilaksanakan".

Selain itu, dalam Pasal 146 UU 13/2003 ayat (2) dinyatakan Pengusaha tidak dibenarkan*melakukan lock out sebagai *tindakan balasan sehubungan tuntutan normatif serikat pekerja.

Lebih jauh dalam Pasal 143 UU 13/2003 tindakan balasan Direksi JICT berupa pemberian Surat Peringatan 1 saat mogok dianggap sepihak dan prematur karena belum ada keputusan pengadilan yang menyatakan mogok JICT tidak sah.

"Apalagi surat peringatan 2 tetap dilayangkan sehari setelah mogok JICT dihentikan," katanya.

Sementara dalam hal kerugian JICT sebesar Rp 40 milyar yang dinyatakan oleh Direktur Keuangan JICT, Budi Cahyono,  hal ini diduga melanggar UU 19/2003, UU 40/2007 dan Peraturan Menteri BUMN no. PER-01/MBU/2011 tentang penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada BUMN.

Penyimpangan Direksi JICT juga diduga melanggar pasal 92 UU PT no. 40/2007 yang menyatakan: "Direksi bertanggung jawab menjalankan pengurusan perseroan untuk kepentingan yang sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan serta berwenang menjalankan pengurusan sesuai dengan kebijakan yang dipandang tepat terutama sesuai business judgment rule".

Penyimpangan ini terkait dengan masih dilaksanakannya penyewaan dermaga utara JICT kepada TPK Koja padahal mogok telah selesai.

Berdasarkan data lapangan, produktivitas dermaga Utara JICT sangat anjlok karena bukan dioperasikan oleh pekerja JICT. Tercatat, produktivitas dermaga utara hanya 8-13 Move Per Hour (mph). Sementara di Dermaga Barat JICT yang dioperasikan sendiri, produktivitasnya mencapai 28-29 mph.

Secara rata-rata, seharusnya kapal-kapal di dermaga utara JICT bisa selesai dalam waktu 36 jam. Namun saat dioperasikan oleh TPK Koja mencapai 5 hari bahkan ada beberapa petikemas yang hilang.

Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok sudah mengingatkan bahwa sewa dermaga utara hanya untuk rencana kontingensi. Namun tidak ada dasar yang jelas, mengapa sampai saat ini Direksi JICT masih bersikeras menyewakan dermaga utara JICT.

Ancaman kerugian lebih besar dari pengguna jasa ada di depan mata. Belum lagi soal bengkaknya dwelling time akibat kelambatan pelayanan.

Jadi dengan statement media Rini soal pesangon pekerja JICT, jelas kontraproduktif dengan instruksi Presiden untuk menangani mogok JICT sesuai UU.

Selain itu dengan penanganan mogok yang tidak sesuai aturan dan serampangan, telah menyebabkan kerugian besar bagi pengguna jasa dan guncangan ekonomi nasional.

"Untuk itu, sudah selayaknya ini menjadi catatan serius bagi Menteri BUMN Rini Soemarno," ungkapnya.[ht]

Admin

Please Share 😊


Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Google Plus
Facebook
Twitter
Tumblr
Reddit
Pinterest
Linkedin
Getpocket
Wordpress
close